Salat Jumat Pertama Warga Palu Usai Gempa dan Tsunami

Salat Jumat Pertama Warga Palu Usai Gempa dan Tsunami

Palu – Gempa dengan magnitudo 7,4 disusul tsunami di Palu, Sulteng, sepekan lalu menelan lebih dari seribu orang korban jiwa. Sepekan gempa terjadi, ini kali pertama warga Palu melaksanakan salat Jumat. Jumat (5/10/2018), di Masjid Nurul Khairat, Palu Barat, ratusan pengungsi bersiap-siap melaksanakan salat jumat. Mereka membersihkan karpet-karpet dan lantai masjid yang penuh dengan debu.

“Air aman di sini karena dari gunung,” kata Wawan salah seorang warga Palu Barat. Sementara itu Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melaksanakan salat Jumat bersama dengan warga di kantor Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng). Dia juga ikut melaksanakan salat gaib bersama warga. Usai salat Jumat bersama, JK melanjutkan salat gaib.

Setelah melaksanakan salat Jumat, JK segera menggelar rapat terbatas. JK kemudian menjelaskan proses penanganan gempa di hadapan para menteri dan Gubernur Sulteng.

Dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban meninggal dunia sebanyak 1.424 orang meninggal dunia. Terdiri dari 144 di Donggala, 1.203 di Palu, 64 orang di Sigi, 12 orang di Parigi Moutong dan 1 orang di Pasangkayu, Sulbar.

Tercatat 2.549 orang luka berat, 113 orang hilang sedangkan 152 orang tertimbun. Jumlah pengungsi mencapai 70.821 orang di 141 titik
dan 66.238 rumah rusak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here