oleh

JK Paparkan Cara RI Bangun Ekonomi Kelautan di Sidang Umum PBB

Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri pertemuan panel tingkat tinggi ‘Membangun Ekonomi Kelautan’ di Musseum of Art, New York. Di kesempatan itu, JK memaparkan bagaimana cara Indonesia membangun ekonomi kelautan yang berkelanjutan.

Ada beberapa poin disebutkan JK untuk membangun ekonomi kelautan, pertama Indonesia meluncurkan Kebijakan Samudra Indonesia. Kebijakan ini berkontribusi terhadap implementasi Indonesia yang menjadi Global Maritime (Fulcrum poros maritim dunia) untuk mengurangi 75 persen sampah plastik di laut pada 2025 mendatang.

Kedua, Indonesia menyusun rencana aksi nasional untuk menegakan peraturan penangkapan ikan secara ilegal, tak dilaporkan dan tak diatur (IUU). Dan menyelesaikan target (konservasi) lebih dari 20 juta kilometer persegi Kawasan Laut Lindung.

“Dengan mengembangkan platform bersama untuk interaksi dan pertukaran, kami menciptakan sarana untuk mengimplementasikan komitmen melalui tindakan nyata,” kata JK melalui keterangan Jubir Wapres Husain Abdullah, Selasa (25/9).

“Jika kita terus mengeksploitasi lautan kita, kita mungkin kehilangan, lebih dari 50% dari karang dan 29% rumput laut di tahun-tahun berikutnya,” papar Wapres JK.

Ketiga, JK mengatakan saat ini Indonesia kini tengah berupaya menciptakan lautan yang sehat. Dalam rangka memfasilitasi hal tersebut, JK menyebut dalam waktu dekat Indonesia akan menggelar beberapa kegiatan.

“Sebagai cara untuk memfasilitasi hal itu, dengan bangga kami akan menjadi tuan rumah Konferensi Samudera Kita, yang akan diselenggarakan di Bali tanggal 29 hingga 30 Oktober 2018,” ujar JK.

Setelahnya kata JK, Indonesia juga akan menyelenggarakan Forum Negara Pulau Kepulauan, di Manado tanggal 1 sampai 2 November 2018. Mengakhiri pidatonya JK berharap panel ini dapat menghasilkan hasil dan rekomendasi konkret yang bisa diterapkan di seluruh dunia.

“Tujuan kita adalah untuk mengembangkan rencana aksi global untuk membangun ekonomi kelautan yang berkelanjutan, yang akan menguntungkan kita semua dan generasi masa depan kita,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed